Kuatnya tekanan pelemahan Rupiah membuat PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) merencanakan untuk segera melunasi Obligasi Berkelanjutan Tahun 2012 Seri A Tahap 1 senilai Rp53,0 miliar yang akan jatuh tempo pada tanggal 12 Desember 2015.
Dana yang digunakan untuk membayar utang obligasi ini diambil dari kas internal, MAPI merencanakan aksinya ini melihat struktur permodalan perusahaan yang melemah dan turunnya marjin profitabilitas.
Melihat kinerja keuangannya pada semester I-2015 lalu, laba yang diterima MAPI alami penurunan yang cukup besar hingga anjlok 67,82% dibanding periode yang sama tahun 2014. Laba yang didapat hanya Rp33,35 miliar atau Rp20 per saham, sedangkan tahun lalu beroleh Rp103,64 miliar atau Rp.62 per saham.
Anjloknya keuntungan MAPI dipicu meningkatnya beban pokok sebesar 17,30% menjadi Rp.3,39 triliun dari beban pokok pada periode yang sama tahun 2014 yaitu Rp.2,89 triliun, selain itu beban usaha perseroan juga meningkat dari Rp2,31 triliun menjadi Rp2,52 triliun juga beban keuangan meningkat dari Rp. 179,71 miliar menjadi Rp.192,89 miliar.
Namun perseroan berhasil mengurangi utangnya dari Rp6,18 triliun tahun 2014 menjadi Rp6,13 triliun pada Semester I 2015 dan hingga akhir Juni lalu aset perusahaan meningkat sedikit menjadi Rp9,08 triliun dari aset pada tahun 2014 yaitu Rp8,69 triliun.
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Selasa (15/9/15) saham MAPI ditutup anjlok 1,6% pada level 3000 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 3100 dan bergerak dalam kisaran 3160 – 3000 dengan volume perdagangan saham MAPI mencapai 940 ribu lot saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham MAPI sejak awal bulan Juini terlihat terus mengalami pergerakan pelemahan tertekan menuju level support kuatnya. Terpantau kini indikator MA bergerak lemah dan pola Long Bearish Candle menembus Lower Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak ke area jenuh jual setelah sebelumnya berada pada area tengah.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang bergerak turun yang menunjukan pergerakan MAPI dalam potensi tekanan lanjutan. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju MAPI masih akan diuji level support dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan MAPI. Rekomendasi Trading pada target level support di level Rp2980 hingga target resistance di level Rp3200.
Connie R/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens
Editor: Jul Allens

0 komentar:
Posting Komentar