PERLUAS PABRIKNYA, ANTM CARI PIJAKAN UNTUK REBOUND


PT Aneka Tambang (Persero) Tbk memiliki rencana memperluas pabriknya. Dalam rangka hal tersebut, maka ANTAM mulai mengoperasikan Exygen Plant No.5, untuk memperluas pabrik feronikel Pomalaa (P3FP). Pembangunan Qxygen Plant No. 5 dilakukan oleh unincorporated consortium Daesung Industrial Gases Co. Ltd Korea dan PT Koin Konstruksi Indonesia dengan nilai kontrak EPC sebesar US$11 juta.
Oxygen Plant No.5 memiliki kapasitas 825 Nm3/h (O2) dengan tingkat kemurnian 99,6% dibangun dengan tujuan menambah kapsaitas pasokan oksigen yang ada untuk kebutuhan proses pemurnian produksi feronikel berkualitas tinggi.
Dalam publikasi BEI (04/09) dinyatakan pengoperasian Oxygen Plant No. 5 secara tepat waktu dan zero accident akan memastikan adanya pasokan oksigen yang memadai untuk kebutuhan proses pemurnian produksi feronikel seiring dengan selesainya P3FP.
Pembangunan Oxygen Plant No.5 merupakan paket VII dari P3FP. Sampai dengan Juli 2015, progres EPC telah mencapai 94,42%. Setelah selesai, P3FP akan meningkatkan kapasitas produksi feronikel Antam menjadi 27.000-30.000 TNi per tahun dari sebelumnya 18.000-20000 TNi per tahun dengan asumsi kadar umpan bijih nikel sebesar 1,9%.
Menilik kembali kinerja keuangan ANTM pada kuartal pertama lalu, perusahaan BUMN ini belum berhasil cetak keuntungan meski bisnis utamanya alami lonjakan. ANTM catat kerugian bersih sebesar Rp240,21 miliar atau Rp(25,19) per saham. Sedangkan Penjualan ANTM pada Q1 2015 mencapai Rp2,87 triliun, tumbuh 24,78% dari Penjualan Q1 2014 yaitu Rp2,30 triliun, Pendapatan (Kerugian) dari entitas asosiasi mengalami penurunan dari Rp(123,27) miliar menjadi Rp(101,71) miliar.
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Jumat (04/09/15) saham ANTM dibuka pada level 493 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 492 dan bergerak dalam kisaran 487 – 500 dengan volume perdagangan saham mencapai 3,3 juta lembar saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham ANTM pada pekan ini terlihat tengah mencoba mendapatkan momentum rebound namun saat ini pergerakannya terus dalam tren penurunan, terpantau indikator MA sudah bergerak turun. Indikator Stochastic mulai bergerak ke area tengah.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak turun didukung oleh -DI yang juga bergerak turun yang menunjukan pergerakan ANTM dalam potensi dalam tekanan terbatas. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju ANTM masih akan dalam tren penurunan dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan ANTM. Rekomendasai Trading pada target level support di level Rp484 hingga target resistance di level Rp498.

Connie/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research
Editor : Asido Situmorang

0 komentar:

Posting Komentar