Buka Gerai ke-139, Matahari Jaga Momentum Reversal


PT Matahari Department Store, Tbk (LPPF) meresmikan gerai terbarunya di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, dengan menempati Lombok Epicentrum Mall di Jalan Sriwajaya, Senin. Adapun gerai tersebut merupakan Gerai Matahari Department Store ke-139.
Matahari Department Store di Lombok Epicentrum Mal menempati lahan seluas 7.300 meter persegi dengan terdapat 400 tenaga kerja telah direkrut yang 90 persen berasal dari penduduk lokal Kota Mataram dan sekitarnya. Kehadiran Matahari Department Store bisa membuka peluang kerja dan karir bagi tenaga kerja muda yang belum mendapatkan kesempatan selama ini, sekaligus mengurangi angka pengangguran di daerah ini.
Setiap gerai Matahari yang diluncurkan memiliki nilai investasi yang bervariasi berkisar antara Rp30 miliar hingga Rp40 miliar per gerai. Sementara, produk-produk yang dijual di Matahari Department Store 99 persen produk nasional.
Pada kuartal pertama tahun ini, LPPF berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 184,97 miliar atau tumbuh 50,25% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya Rp 123,10 miliar. Sementara itu dari sisi pendapatan, LPPF mencetak kenaikan sebesar 9,52% menjadi Rp 1,61 triliun dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp 1,47 triliun. Meskipun demikian, beban pokok pendapatan perseroan juga ikut naik 8,22% menjadi Rp 600,90 miliar dari kuartal yang sama pada tahun lalu sebesar Rp 555,22 miliar.
Di sisi lain, ROA LPPF pada kuartal pertama tahun ini tercatat mengalami kenaikan dimana kuartal awal tahun ini menjadi 7,68% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya 5,56% sedangkan ROE LPPF pada kuartal pertama tahun ini mengalami penurunan menjadi 69,88% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yang mencapai 119,24%. Hal ini menunjukkan bahwa dari sisi aset, kinerja LPPF pada kuartal awal tahun ini lebih baik dibandingkan sebelumnya sedangkan dari sisi ekuitas, kinerja LPPF pada kuartal pertama tahun ini tidak sebaik periode sebelumnya.
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Senin (16/6/15) saham LPPF dibuka pada level 16,700 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 16,325 dan bergerak dalam kisaran 16,475 – 16,875 dengan volume perdagangan saham mencapai 856,400 lembar saham.                    
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham LPPF sejak awal Februari terpantau telah berada pada tren konsolidasi dan saat ini LPPF berada dalam potensi koreksi teknikal. Terpantau indikator MA sudah bergerak naik dan pola Bullish Engulfing terbentuk pada Upper Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak ke area jenuh beli setelah sebelumnya berada pada area jenuh jual.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak naik yang menunjukan pergerakan LPPF dalam potensi pelemahan. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju LPPF masih akan dalam tekanan terbatas dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan LPPF. Rekomendasai Trading pada target level support di level Rp16100 hingga target resistance di level Rp18000.


Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

0 komentar:

Posting Komentar