IHSG 16 Juni : Ditutup Menguat, IHSG Berjaya Ditengah Pelemahan Kawasan Asia
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan hari ini (16/6) alami penguatan sebesar 0.72 persen ke posisi 4,872.60. Sementara saham-saham unggulan pada indeks LQ-45 ditutup menguat 1.12 persen ke level 834.32. Sepanjang perdagangan IHSG sempat menyentuh level terendah 4,826.13 dan level tertinggi 4,892.51.
Adapun perdagangan hari ini sebanyak 123 saham menguat, 168 saham melemah, dan sisanya saham stagnan. Perdagangan hari ini ditutup dengan volume transaksi perdagangan yang tercatat sebanyak 4.46 miliar lembar saham dengan nilai sebesar Rp4.62 triliun. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 236.025 kali.
Secara sektoral, tercatat 9 sektor menguat dipimpin oleh sektor aneka industri dan keuangan yang naik masing-masing sebesar 1.55% dan 1.33%. Adapun emiten yang menjadi penopang IHSG pada perdagangan hari ini adalah BWPT, BBRI, BMRI, BBNI, ASII dan UNTR. Pada hari ini investor asing mencetak aksi net buy sebesar Rp138 miliar.
Analyst Vibiz Research Center melihat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dalam rebound terbatas ditengah pelemahan pada bursa global, serta sentimen dari respon investor terhadap rilis data neraca perdagangan Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan RI pada Mei 2015 mencetak surplus US$ 950 juta, terdiri dari ekspor sebesar US$ 12,56 miliar dan impor sebesar US$ 11,61 miliar. Secara kumulatif Januari-Mei 2015, neraca perdagangan RI mengalami surplus perdagangan sebesar US$ 3,75 miliar, terdiri dari total ekspor sebesar US$ 64,72 miliar dan impor senilai US$ 60,97 miliar.
Disisi lain, Bursa Saham Wall Street dini hari tadi ditutup mengalami pelemahan, ditengah fokus investor pada perkembangan ketidakpastian kesepakatan pembayaran utang Yunani. Selain itu Wall Street menanti hasil rapat The Fed pada pekan ini.
Disisi lain dollar AS akan kembali melaju menyusul perundingan Yunani yang belum menemukan titik temu sehingga memicu Badan Moneter Internasional (IMF) untuk walkout dari pertemuan. IMF mengatakan, tim negosiasi dengan Yunani sudah meninggalkan Brussels setelah gagal menemukan kata sepakat mengenai dana bailout untuk menghindari gagal bayar (default).
Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens
0 komentar:
Posting Komentar