IHSG 17 Juni : Sesi Siang Rally IHSG Masih Berlanjut, Rupiah dalam Tekanan


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi 1 siang ini ditutup menguat jika dibandingkan dengan penutupan kemarin. Siang ini (17/6) IHSG naik sebesar 1.33 persen ke level 4,937.58. Sementara saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 mengalami penguatan sebesar 1.85 persen ke level 849.78.
Pada perdagangan siang ini tercatat 189 saham menguat, sementara 72 saham melemah dan sisanya stagnan. Volume transaksi siang ini mencapai 3.04 miliar lot saham dengan nilai transaksi Rp2.40 triliun dan transaksi sebanyak 133.810 kali. Sampai siang ini dana asing berada pada posisi net sell mencapai 11.16 miliar. Secara sektoral, tercatat 8 sektor mengalami penguatan yang dipimpin oleh sektor konsumer dan properti yang masing-masing mengalami penguatan sebesar 2.3 persen dan 2.01 persen. Sementara untuk saham-saham yang menjadi penopang IHSG antara lain BBRI, BMRI, BBNI, ASII dan BBCA.
Analyst Vibiz Research Center melihat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dalam rebound terbatas ditengah pelemahan pada bursa global, serta sentimen dari respon investor terhadap rilis data neraca perdagangan Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan RI pada Mei 2015 mencetak surplus US$ 950 juta, terdiri dari ekspor sebesar US$ 12,56 miliar dan impor sebesar US$ 11,61 miliar. Secara kumulatif Januari-Mei 2015, neraca perdagangan RI mengalami surplus perdagangan sebesar US$ 3,75 miliar, terdiri dari total ekspor sebesar US$ 64,72 miliar dan impor senilai US$ 60,97 miliar. Disisi lain, Bursa Saham Wall Street dini hari tadi ditutup mengalami pelemahan, ditengah fokus investor pada perkembangan ketidakpastian kesepakatan pembayaran utang Yunani. Selain itu Wall Street menanti hasil rapat The Fed pada pekan ini.
Disisi lain dollar AS akan kembali melaju menyusul perundingan Yunani yang belum menemukan titik temu sehingga memicu Badan Moneter Internasional (IMF) untuk walkout dari pertemuan. IMF mengatakan, tim negosiasi dengan Yunani sudah meninggalkan Brussels setelah gagal menemukan kata sepakat mengenai dana bailout untuk menghindari gagal bayar (default). IHSG diperkirakan akan di kisaran support 4800-4.850, dan resisten 5.050 – 5100. Saham-saham yang menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini antara lain saham PGAS, PWON, TLKM dan LPCK.

Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

0 komentar:

Posting Komentar