PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) berencana menerbitkan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) alias rights issue senilai 2,97 miliar dengan nilai nominal Rp 100 saham atau 40% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Adapun CENT menawarkan saham baru dengan harga penawaran Rp 150 per saham. Dengan demikian, perseroan akan mengantongi dana Rp 445,48 miliar. Terkait rights issue ini, CENT telah meminta restu pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 12 Juni 2015. Tanggal pencatatan HMETD di Bursa Efek Indonesia rencananya tanggal 26 Juni 2015.
Dalam aksi ini, setiap pemegang lima saham lama berhak untuk membeli satu saham baru. Pemegang saham memiliki hak yang sama dalam rights issue ini. Selanjutnya, pemegang saham yang tidak menggunakan haknya akan mengalami penurunan presentase kepemilikan saham maksimal 28,57%. Apabila saham dalam rights issue tidak seluruhnya diambil, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya. Jika masih sisa, Clover akan menjadi pembeli siaga.
CENT membukukan kerugian sebesar Rp 40,95 miliar sepanjang 2014 atau naik tajam kerugian dibandingkan 2013 sebesar Rp 5,86 miliar. Emten penyedia menara ini memiliki pendapatan usaha sebesar Rp75,33 miliar di 2014 atau naik 125,2% dibandingkan 2013 sebesar Rp33,45 miliar.
Sementara beban pokok naik tajam jadi Rp62,02 miliar dari beban pokok tahun sebelumnya Rp28,11 miliar dan laba bruto naik jadi Rp13,03 miliar dari laba bruto tahun sebelumnya Rp5,34 miliar. Kenaikan beban usaha menjadi Rp37,37 miliar dari beban usaha tahun sebelumnya Rp29,94 miliar. Alhasil, rugi usaha turun jadi Rp24,06 miliar dari rugi usaha tahun sebelumnya Rp24,60 miliar.
Salah satu pemicu kerugian Centratama ditopang pendapatan keuangan yang turun jadi Rp2,61 miliar dari Rp5,86 miliar, disela-sela beban keuangan yang naik tajam menjadi Rp23,63 miliar dari Rp289,3 juta. Total aset per Desember 2014 mencapai Rp927,14 miliar, naik dari total aset per Desember 2013 yang sebesar Rp832,48 miliar.
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Rabu (17/6/15) saham CENT dibuka pada level 150 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 137 dan bergerak dalam kisaran 150 – 157 dengan volume perdagangan saham mencapai 700 saham.
Analyst Vibiz Research Centre melihat sisi indikator teknikal, harga saham CENT sejak pertengahan bulan April terlihat terus mengalami penguatan dan saat ini bergerak dalam konsolidasi. Indikator MA sudah bergerak sepanjang bolinger band atas. Selain itu indikator stochastic mulai bergerak ke area tengah setelah sebelumnya berada pada area jenuh beli.
Sementara indikator ADX terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak naik yang menunjukan pergerakan CENT dalam konsolidasi Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju CENT masih akan terbatas dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan CENT. Saat ini level support berada pada Rp100 hingga resistance Rp220.
Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang
Editor: Asido Situmorang
0 komentar:
Posting Komentar