IHSG 29 Juni : Jeda Siang Tekanan IHSG Semakin Dalam, Bursa Asia Kebakaran


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi 1 siang ini ditutup melemah jika dibandingkan dengan penutupan kemarin. Siang ini (29/6) IHSG turun sebesar 1.16 persen ke level 4.865.96. Sementara saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 mengalami pelemahan sebesar 1.25 persen ke level 831.86. Sepanjang perdagangan IHSG sempat menyentuh level terendah 4858.42 dan level tertinggi 4896.59.
Pada perdagangan siang ini tercatat 56 saham menguat, sementara 277 saham melemah dan sisanya stagnan. Volume transaksi siang ini mencapai 5.89 miliar lot saham dengan nilai transaksi Rp7.56 triliun dan transaksi sebanyak 222.966 kali.
Secara sektoral, tercatat semua sektor mengalami pelemahan yang dipimpin oleh Konsumer dan Keuangan yang masing-masing mengalami pelemahan sebesar 3.5% dan 2% . Terpantau saham-saham yang menjadi penekan IHSG adalah BBRI, PGAS, BBCA, BBNI, BMRI dan SSMS.
Analyst Vibiz Research Center memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dalam pelemahan terbatas ditengah tekanan pada bursa global ditengah sentimen perkembangan utang Yunani. Bank Sentral Eropa ECB diperkirakan akan mengakhiri pinjaman darurat kepada sistem perbankan Yunani. Yunani sangat tergantung pada bantuan likuiditas darurat dari Bank Sentral Eropa setelah krisis ekonomi menerpa negara itu. Dana talangan alias bailout untuk Yunani, yang dililit hutang, akan berakhir pada Selasa (30/06) dan pembicaraan kedua pihak sejauh ini telah terputus. Perbankan Yunani akan mengalami kesulitan serius dalam waktu dekat, apabila ECB mengakhiri pinjamannya.
Bank Indonesia memutuskan untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan BI (BI Rate) berada di level 7,5%. Sementara sektor properti dan keuangan jadi penggerak ditengah kebijakan pemerintah dengan memberlakukan kebijakan makroprudensial dalam bentuk pelonggaran Rasio Loan to Value (LTV) atau Rasio Financing to Value (FTV) untuk kredit properti dan penurunan uang muka untuk kredit kendaraan bermotor. IHSG diperkirakan akan di kisaran support 4800-4.850, dan resisten 5.050 – 5100. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini : TLKM, INCO, BSDE, SSMS.



Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens


0 komentar:

Posting Komentar