Supra Boga Anggarkan Capex 25 Miliar, Laju Saham RANC Tutup Gap Pelemahan


Pada tahun ini, PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC) menganggarkan dana belanja modal atau “capital expenditure” (capex) sebesar Rp25 miliar untuk digunakan pengembangan usaha. Adapun tahun ini perseroan telah memiliki tiga lokasi toko baru. Sampai kuartal pertama 2015, perseroan telah menambah dua toko Ranch Market di Surabaya dan Serpong, Tangerang Selatan sehingga jumlah toko yang telah dibuka menjadi 27 toko.
Toko yang akan diperbaharui itu sekaligus perluasan area toko, investasi satu toko sekitar Rp7-Rp12 miliar. Dengan memperbaharui toko maka diharapkan dapat memperkuat keberadaan perseroan di pasar. Dalam mendukung kinerja perseroan pada tahun ini, lanjut dia, perseroan juga telah meluncurkan aplikasi “online shopping” yang bernama “Happy Fresh”. Program itu ditujukan untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan yang sibuk untuk dapat berbelanja kebutuhannya dengan “online shopping”. Diharapkan aksi korporasi perseroan pada tahun ini mampu mengangkat penjualan menjadi Rp1,8 triliun, naik dari penjualan tahun 2014 lalu yang sebesar Rp1,65 triliun.
Sepanjang tahun 2014, RANC membukukan pendapatan bersih sebesar Rp1,6 triliiun atau naik 26,4 persen dari tahun sebelumnya. Kenaikan pendapatan bersih ini didorong oleh 9,5 persen same store sales growth dan penambahan tiga toko baru (Farmers Market Bintaro Exchange, Farmers Market Grand Wisata Bekasi dan Farmers Market Jababeka).
Adapun hingga akhir tahun 2014, Perseroan telah mengoperasikan 25 toko, yang terdiri dari 11 toko Ranch Market dan 14 toko Farmers Market. Margin laba bersih tahun 2014 turun menjadi 0,6 persen dari 2,6 persen di tahun 2013. Penurunan marjin laba bersih tersebut lebih di karenakan kerugian dari entitas anak, PT Bahagia Niaga Lestari (Ministop), yang mulai beroperasi dengan dibukanya Ministop pertama pada semester kedua tahun 2013.
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Kamis (18/6/15) saham PTBA dibuka pada level 9,150 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 9,150 dan bergerak dalam kisaran 9,100 – 9,250 dengan volume perdagangan saham mencapai 395,400 saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham RANC sejak awal Februari terpantau telah berada pada tren konsolidasi dan saat ini RANC berada dalam potensi koreksi teknikal. Terpantau indikator MA sudah bergerak naik dan pola Bullish Engulfing terbentuk pada Upper Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak ke area jenuh beli setelah sebelumnya berada pada area jenuh jual.
 Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak naik yang menunjukan pergerakan RANC dalam potensi pelemahan. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju RANC masih akan dalam tekanan terbatas dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan RANC. Rekomendasai Trading pada target level support di level Rp320 hingga target resistance di level Rp420.


Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

0 komentar:

Posting Komentar