Hingga paruh pertama tahun ini, laba bersih PT Bank Danamon Indonesia Tbk pada semester I 2015 mencapai Rp1,25 triliun atau turun 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp1,49 triliun. Hal ini diakibatkan penurunan pada kredit total sebesar 3 persen menjadi Rp136,3 triliun dibandingkan Rp140,6 triliun pada periode yang sama tahun lalu
Adapun kredit ke segmen UKM mencatatkan pertumbuhan sebesar 7 persen menjadi Rp21,6 triliun, sedangkan kredit ke segmen ritel termasuk kredit kepemilikan rumah dan kredit tanpa agunan serta kartu kredit, tumbuh 16 persen menjadi Rp11,4 triliun dari Rp9,8 triliun. Sementara itu, kredit ke segmen syariah tumbuh 46 persen menjadi Rp2,8 triliun dari Rp1,9 triliun. Kredit ke segmen komersial tetap pada angka Rp14,9 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kredit kepada usaha mikro sebesar Rp17,4 triliun, turun 15 persen dibandingkan Rp20,4 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kredit kendaraan bermotor dan pembiayaan barang-barang konsumen melalui Adira Finance, turun 4 persen menjadi Rp48,6 triliun dari Rp50,8 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Kredit kepada segmen perbankan korporasi tercatat sebesar Rp17,7 triliun atau turun 5 persen dibandingkan tahun lalu.
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Rabu (29/7/15) saham BDMN dibuka pada level 4,085 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 4,085 dan bergerak dalam kisaran 4,065 – 4,125 dengan volume perdagangan saham mencapai 443,000 saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham BDMN sejak awal November terpantau mengalami penguatan tajam dan saat ini berada dalam potensi koreksi terganjal level resistance. Terpantau indikator MA sudah bergerak naik dan pola Inverted Hammer terbentuk pada Middle Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak ke area tengah setelah sebelumnya berada pada area jenuh beli.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak naik yang menunjukan pergerakan BDMN dalam potensi koreksi. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju BDMN masih akan dalam tekanan terbatas dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan BDMN. Rekomendasai Trading pada target level support di level Rp4000 hingga target resistance di level Rp4300.
Regi Fachriansyah/VMN/VB/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang
Editor: Asido Situmorang
0 komentar:
Posting Komentar