Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan hari ini (3/7) alami penguatan sebesar 0.77 persen ke posisi 4,982.91. Sementara saham-saham unggulan pada indeks LQ-45 ditutup menguat 0.96 persen ke level 857.04. Sepanjang perdagangan IHSG sempat menyentuh level terendah 4,937.41 dan level tertinggi 4,982.91.
Adapun perdagangan hari ini sebanyak 163 saham menguat, 113 saham melemah, dan sisanya saham stagnan. Perdagangan hari ini ditutup dengan volume transaksi perdagangan yang tercatat sebanyak 6.05 miliar lembar saham dengan nilai sebesar Rp4.16 triliun. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 163.76 kali.
Secara sektoral, tercatat 9 sektor menguat dipimpin oleh sektor konsumer dan perdagangan yang naik masing-masing sebesar 2.05% dan 1.42%. Adapun emiten yang menjadi penopang IHSG pada perdagangan hari ini adalah BBRI, BBNI, TLKM, ASII, BBCA dan SRIL. Pada hari ini investor asing mencetak aksi net buy sebesar Rp163 miliar.
Analyst Vibiz Research Center melihat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dalam penguatan terbatas ditopang aksi bargain hunting ditengah penguatan pada bursa global setelah Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras mengatakan siap menerima sebagian besar syarat yang ditetapkan oleh pihak kreditur bagi pemberian bantuan kepada Yunani. Syarat-syarat yang tercantum dalam proposal kreditur rencananya akan ditentukan oleh rakyat Yunani melalui referendum pada Minggu (05/07).
Sementara Badan Pusat Statistik Indonesia mencatat adanya inflasi Juni 2015 sebesar 0,54 persen. Sementara Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 120,14. Tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Juni) 2015 sebesar 0,96 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juni 2015 terhadap Juni 2014) sebesar 7,26 persen.
Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens
Editor: Jul Allens
0 komentar:
Posting Komentar