Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi 1 siang ini ditutup melemah jika dibandingkan dengan penutupan kemarin. Siang ini (8/7) IHSG turun sebesar 0.33 persen ke level 4,889.97. Sementara saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 mengalami pelemahan sebesar 0.35 persen ke level 836.90. Sepanjang perdagangan IHSG sempat menyentuh level terendah 4885 dan level tertinggi 4912.
Pada perdagangan siang ini tercatat 56 saham menguat, sementara 277 saham melemah dan sisanya stagnan. Volume transaksi siang ini mencapai 5.89 miliar lot saham dengan nilai transaksi Rp7.56 triliun dan transaksi sebanyak 222.966 kali.
Secara sektoral, tercatat semua sektor mengalami pelemahan yang dipimpin oleh Konsumer dan Industri dasar yang masing-masing mengalami pelemahan sebesar 1.82% dan 1.78% . Terpantau saham-saham yang menjadi penekan IHSG adalah BBRI, WSKT, BBNI, LPKR dan JSMR.
Analyst Vibiz Research Center memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dalam tekanan ditengah aksi jual pada bursa global setelah rakyat Yunani baru saja melakukan referendum untuk menentukan nasibnya, dengan hasil sebagian besar pemilih menolak pemberian dana talangan dan menolak aksi penghematan pemerintah.
Sentimen negatif juga datang dari bursa Shanghai yang melanjutkan pelemahannya di tengah upaya pemerintah China menahan laju penurunan bursa, yang sejauh ini diperkirakan telah menggerus modal dan berpotensi mengancam perekonomian negara tersebut. Pemerintah China mengumumkan akan mengguyur dana ke pasar moda dan menahan aksi penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) guna mengakhiri pelemahan yang terjadi.
Sementara cadangan devisa Indonesia kembali mengalami penurunan. Pada Juni 2015, posisi cadev tercatat sebesar 108 miliar dollar AS, lebih rendah 2,8 miliar dollar AS dibandingkan dengan posisi akhir Mei 2015 sebesar 110,8 miliar dollar AS akibat peningkatan pengeluaran untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah serta penggunaan devisa dalam rangka stabilisasi nilai tukar rupiah. IHSG diperkirakan akan di kisaran support 4800-4.850, dan resisten 5.050 – 5100. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini : TLKM, INCO, BSDE, SSMS.
Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang
Editor: Asido Situmorang
0 komentar:
Posting Komentar