WSKT Suntik Modal Keempat Anak Usaha, Laju Sahamnya dalam Koreksi Teknikal


PT Waskita Karya (Persero) Tbk. menyuntik modal bagi empat anak usaha sebesar Rp736,6 miliar untuk menggenjot kinerja konsolidasi. Adapuan suntikan modal bagi untuk anak usaha digunakan untuk pembelian saham-saham di perusahaan lain. Emiten berkode saham WSKT itu menyuntik modal bagi PT Waskita Beton Precast senilai Rp135 miliar. Suntikan modal itu digunakan untuk melakukan aksi korproasi berupa pembelian saham maupun aset di kemudian hari.
Perseroan juga telah menyuntikkan modal berupa inbreng aset kepada Waskita Beton Precast dengan nilai Rp82,48 miliar. Secara keseluruhan, kontraktor badan usaha milik negara (BUMN) itu telah menambah modal Rp217,48 miliar untuk Waskita Beton Precast tahun ini. Anak usaha perseroan yang bergerak dalam bidang kontraktor jalan tol, PT Waskita Toll Road, mengantongi tambahan modal Rp320 miliar. Penambahan modal dilakuan dalam tiga tahap dalam dua bulan terakhir, masing-masing Rp150 miliar, Rp70 miliar dan Rp100 miliar.
Pada sektor properti, perseroan menyuntik modal bagi PT Waskita Karya Realty senilai total Rp725,72 miliar. Waskita Realty mendapat suntikan modal Rp545,72 miliar secara tunai dan inbreng aset, serta Rp180 miliar melalui penyertaan saham. Adapun, PT Waskita Sangir Energi telah disuntik modal oleh perseroan sebesar Rp19,12 miliar melalui penyertaan saham. Dia menilai, suntikan modal bagi anak usaha bakal berdampak positif bagi kinerja konsolidasi perseroan.
Hingga Juni 2015, Waskita Karya membukukan kontrak baru Rp9,9 triliun atau sekitar 42% dari target Rp23,4 triliun pada tahun ini. Kontrak tersebut tumbuh 39,6% dibandingkan dengan Rp7,1 triliun pada periode yang sama 2014.
Hingga pertengahan Mei, emiten berkode saham WSKT tersebut telah mengantongi kontrak baru Rp4,1 triliun, atau 17,5% dari total target tahun ini Rp23,4 triliun. Perolehan kontrak baru tersebut berasal dari Rp1,8 triliun (45%) dari proyek swasta, Rp1,5 triliun (37%) dari proyek pemerintah, dan Rp730 miliar (18%) dari proyek badan usaha milik negara (BUMN).
Perseroan optimisme akan mencapai target ditunjang dengan rencana bulan depan perseroan akan menandatangani kontrak tol Solo-Ngawi-Kertosono dengan nilai Rp8 triliun sepanjang 120 kilometer (Km). Selain itu, ada juga kontrak dari tol Medan- Kualanamu-Tebing Tinggi dan dua sampai tiga bulan kedepan memperoleh proyek transmisi Sumatera. Perusahaan juga akan berupaya melebarkan sayap di bidang jalan tol di Bali yang memiliki panjang 400 km.
Sepanjang periode 2014, WSKT berhasil membukukan laba per saham dasar sebesar Rp51,9, melonjak 35,86% dibandingkan dengan setahun sebelumnya Rp38,2. Dari laporan keuangan menunjukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk mencapai Rp501,5 miliar, naik 29,12% dibandingkan dengan periode 2013 sebesar Rp388,05 miliar.
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Kamis (9/7/15) saham WSKT dibuka pada level 1,750 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 1,775 dan bergerak dalam kisaran 1,745 – 1,785 dengan volume perdagangan saham mencapai 6,2 juta saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham WSKT sejak awal Februari terpantau telah berada pada tren konsolidasi dan saat ini WSKT berada dalam potensi koreksi teknikal. Terpantau indikator MA sudah bergerak naik dan pola Bullish Engulfing terbentuk pada Upper Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak ke area jenuh beli setelah sebelumnya berada pada area jenuh jual.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak naik yang menunjukan pergerakan WSKT dalam potensi pelemahan. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju WSKT masih akan dalam tekanan terbatas dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan WSKT. Rekomendasai Trading pada target level support di level Rp1450 hingga target resistance di level Rp1800.



Regi Fachriansyah/VMN/VB/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

0 komentar:

Posting Komentar