IHSG 21 AGUSTUS : JEDA SIANG KEMBALI ANJLOK, KONSUMER KUAT SENDIRI


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi 1 siang ini ditutup melemah jika dibandingkan dengan penutupan kemarin. Siang ini (21/8) IHSG turun sebesar 2.1 persen ke level 4.346. Sepanjang perdagangan IHSG sempat menyentuh level terendah 4,344.44 dan level tertinggi 4,401.66.
Pada perdagangan siang ini tercatat 56 saham menguat, sementara 277 saham melemah dan sisanya stagnan. Volume transaksi siang ini mencapai 5.89 miliar lot saham dengan nilai transaksi Rp7.56 triliun dan transaksi sebanyak 222.966 kali.
Secara sektoral, tercatat semua sektor mengalami pelemahan yang dipimpin oleh manufaktur dan Industri dasar yang masing-masing mengalami pelemahan sebesar 2.9% dan 4.5%. Terpantau saham-saham yang menjadi penekan IHSG adalah BBRI, WSKT, BBNI, LPKR dan JSMR. Namun hanya sektor consumer yang menguat sendiri oleh lonjakan saham UNVR dan ICBP.
Analyst Vibiz Research Center melihat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dalam tekanan reaksi pasar atas PBOC yang secara resmi menurunkan nilai yuan, hal inilah yang menyebabkan yuan meluncur sebesar 1,3 persen menjadi 6,2920 yuan per dolar AS.
Dari dalam negeri tekanan terhadap mata uang Rupiah semakin menjadi siang ini oleh aksi jual saham asing yang siang ini mencapai Rp 222,26 mikliar. IHSG diperkirakan akan di kisaran support 4300-4.350, dan resisten 4500 – 4550. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini : TLKM, WSKT, KLBF, SSMS.




Regi Fachriansyah/VMN/VB/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

0 komentar:

Posting Komentar