IHSG 25 Agustus Dibuka Menguat, Antisipasi Pemerintah Memberi Harapan


Membuka perdagangan bursa saham  hari ini Selasa (24/8), Indeks Harga Saham Gabungan dibuka menguat 1,6% ke 4.230,40, dari penutupan perdangan sebelumnya pada 4.163,73. Untuk perdagangan saham unggulan dalam LQ45 juga naik hingga 2,4% ke posisi 708,84.
Presiden Joko Widodo Senin (24/08) kemarin mengumpulkan para gubernur, kapolda dan kejaksaan tinggi se Indonesia 2015 di Istana Bogor, juga beberapa pelaku usaha dan pimpinan BUMN, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa perlambatan ekonomi yang sedang di alami saat ini, bukan hanya dialami oleh Indonesia saja tetapi hampir semua negara. Presiden sampaikan bahwa ada negara yang lebih berat mengalami perlambatan dibandingkan Indonesia, baik akibat krisis Yunani, kenaikan suku bunga di Amerika Serikat, apresiasi Yuan di Tiongkok dan pengaruh akibat yang terjadi di Korea Utara – Korea Selatan.
Presiden mendorong para kepala daerah agar belanja APBN, APBD, BUMN dan Swasta Nasional dan Swasta Asing, saat ini serapan anggaran baru mencapai 20% untuk memberikan dukungan pada pertumbuhan ekonomi, melalui belanja anggaran provinsi, kabupaten dan kota. Melalui pertemuan ini diharapkan mendapatkan jalan keluar, ungkap Presiden Joko Widodo.
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dalam pertemuan tersebut juga mengatakan bahwa ditengah kondisi ekonomi yang melambat saat ini, bahkan terjadi di seluruh dunia. Pemerintah mendorong pelaku usaha maupun kementerian/lembaga untuk mengunakan dana belanja modalnya. Dengan digelarnya pertemuan oleh Presiden di Istana Bogor memberikan keyakinan pada pelaku usaha bahwa kondisi ekonomi Indonesia masih tergolong aman.
Untuk perdagangan hari ini, menurut analyst Vibiz Research Center IHSG masih akan terus berjuang menghadapi sentiment negative perlambatan ekonomi Tiongkok dan pelemahan bursa global, seperti bursa Wall Street yang mengalami penurunan pada penutupan dinihari tadi, juga saat pembukaan bursa Asia pagi ini. Pernyataan dan antisipasi pemerintah terhadap perlambatan ekonomi global diperkirakan akan membawa IHSG berada dalam kondisi lebih baik. IHSG diperkirakan akan berada di level support 4111 dan level resistance 4403.

Editor : Asido Situmorang

0 komentar:

Posting Komentar