Bulan Mei lalu raksasa otomotif PT Astra International Tbk. (ASII) telah mengeluarkan Rp8,74 triliun untuk dividen tahun buku 2014, akhir pekan lalu dalam rapat internal perusahaan disepakati akan membagikan dividen interim untuk tahun buku yang berakhir Desember 2015 senilai Rp2,5 triliun atau Rp64 per saham.
Pemegang saham yang beruntung kali ini merupakan pemegang saham yang didata per 30 September 2015 nanti dengan jumlah saham sebanyak 40,48 miliar lembar saham. Adapun pelaksanaan pemberian dividen tersebut pada tanggal 21 Oktober 2015.
Melihat laporan keuangan pada semester lalu, ASII mendapatkan laba lebih sedikit 18% dari perolehan tahun 2014. Laba bersih Astra hanya Rp8,05 triliun sedangkan pada semester I/2014 berhasil untung sebesar Rp9,82, yang disebabkan penurunan pendapatan sebesar 9% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp92,5 triliun pada paruh pertama tahun ini dari sebelumnya Rp101,52 triliun.
Untuk pergerakan sahamnya di lantai bursa perdagangan saham hari Senin (21/9/15), saham ASII dibuka pada level 5.750 setelah perdagangan akhir pekan lalu. Hingga siang ini saham bergerak pada kisaran 5.725-5.800 dengan volume perdagangan saham ASII sudah mencapai 29,6 ribu lot saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham ASII sejak pekan lalu terpantau bergerak dalam tekanan. Kini terpantau indikator MA sudah bergerak turun di area negatif dan indikator Stochastic turun menuju area jenuh jual.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak turun didukung oleh +DI yang juga bergerak turun . Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju ASII berpeluang turun kembali dan rekomendasi trading pada target level support di level Rp5.732 hingga target resistance di level Rp5962.
Connie R/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens
Editor: Jul Allens

0 komentar:
Posting Komentar