Setelah tertekan cukup signifikan perdagangan sebelumnya, mengawali perdagangan bursa saham hari Rabu (23/9) IHSG kembali dibuka negatif oleh tekanan sentimen pelemahan bursa saham Amerika dan Eropa yang juga menekan bursa saham utama kawasan Asia.
IHSG dibuka anjlok 1,54% ke posisi 4308,76, demikian juga indeks saham unggulan LQ45 dibuka naik 0,11anjlok 1,36% ke posisi 720,02. Dalam perdagangan pagi ini terdapat 46 saham menguat, 120 saham turun, dan selebihnya ada yang stagnan dan juga tidak diperdagangkan sama sekali.
Jumlah saham yang diperdagangkan hari ini sudah mencapai 429 juta miliar lot saham dengan nilai Rp429,5 miliar dan frekwensi sebanyak 17272 kali. Pagi ini investor asing bawa keluar dana sebanyak Rp75,02 miliar.
Secara sektoral hanya 9 sektor melemah yang dipimpin oleh sektor Konsumer dan Manufaktur sebesar 1,23% dan 1,24% masing-masing. Untuk saham-saham yang menjadi pemberat indeks yaitu saham MIKA, UNVR, INTP, BBRI dan LPPF. Sedangkan 1 sektor yang menguat hanya sektor pertambangan.
Pelemahan yang terjadi pagi ini diperkirakan masih akan berlanjut hingga akhir sesi I siang nanti dimana secara teknikal IHSG cenderung terkoreksi lanjutan sehingga analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG akan bergerak dalam kisaran 4280 – 4300.
Joel/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens
Editor : Jul Allens

0 komentar:
Posting Komentar