SELENGGARAKAN EVENT GANDENG 2 BUMN UNTUK 138 MILIAR, SAHAM GIAA LANJUT KOREKSI







PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) yang rutin mengadakan pameran travel dan wisata setiap tahunnya kembali mengadakan event serupanya periode ke-2 tahun ini kerjasama dengan 2 bank milik BUMN. Momentum yang bernama Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2015 kali ini, Garuda menggandeng  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).
Untuk pelaksanaan event yang akan diselenggarakan pada tanggal 25-27 September 2015 mendatang, GIAA menargetkan mendapatkan hasil penjualan sebanyak Rp138 miliar dengan jumlah kunjungan sebanyak 7o ribu lebih pengunjung.
Keikutsertaan kedua bank nasional ini dalam event ini memberikan kemudahan bagi nasabah mereka dalam melakukan transaksi traveling dalam event besar ini dengan harga yang menarik. Yang berarti akan menambah transaksi kartu kedua bank.
Melihat kinerja keuangan GIAA dalam semester pertama lalu,  pendapatan Garuda mencapai US$1,75 miliar Pendapatan terbesar masih disumbang oleh penerbangan berjadwal mencapai US$1,6 miliar dari US$1,59 miliar. Namun, peningkatan terbesar terjadi pada pendapatan dari penerbangan tidak berjadwal yang meroket menjadi US$58 juta dari US$5,9 juta.  Akibatnya GIAA berhasil meraup laba bersih US$27,72 juta setara dengan Rp368,67 miliar (Kurs Rp13.300/US$) naik dari rugi bersih US$203,02 juta setara dengan Rp2,7 triliun pada periode sebelumnya.
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Selasa (22/9/15) saham GIAA ditutup turun -0,3% pada level 334 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 335 dan bergerak dalam kisaran 345-331 dengan volume perdagangan saham mencapai 5,79  juta saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham GIAA sejak awal bulan September berhasil rebound namun sepekan terakhir terkoreksi kembali. Terpantau indikator MA   bergerak datar  dan  indikator Stochastic  bergerak flat di area tengah.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak turun didukung oleh +DI yang juga bergerak turun  yang menunjukan pergerakan GIAA dalam potensi pergerakan terbatas. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi rekomendasai Trading pada target level support di level Rp326  hingga target resistance di level Rp350.



Joel/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

0 komentar:

Posting Komentar