PT. Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) yang sukses dalam penjualan produk keluar negeri, berhasil mencetak keuntungan yang lebih pada 6 bulan pertama tahun ini dibandingkan periode yang sama tahun 2014. Meningkatnya penjualan dalam periode tersebut berhasil mengangkat kinerja keuangan hingga 32,3 persen.
SRIL mencetak laba bersih pada semester I-2015 sebesar USD 30,3 juta atau USD 0,0016 per saham, yang meningkat dari USD 22,9 juta atau USD 0,0012 per saham pada semester I-2014. Penjualan emiten garmen tingkat internasional pada periode tersebut sebesar USD 363,1 juta atau meningkat 30,7 persen dari tahun 2014 USD 277,8.
Pertumbuhan laba SRIL ini sebenarnya bisa dapat lebih dari keterangan diatas, meningkatnya beban pokok dan penjualan perusahaan menjadi penguras laba tersebut. Untuk utang perusahaan hingga 30 Juni 2015 meningkat menjadi USD 466,2 juta dari tahun sebelumnya USD 406,9 juta.
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Senin (31/8/15) saham SRIL ditutup turun -0,6% pada level 325 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 327 dan bergerak dalam kisaran 332-324 dengan volume perdagangan saham mencapai 37,3 juta saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham SRIL sejak awal bulan Januari terlihat terus dalam tren penguatan namun sejak bulan Juli lalu saham konsolidasi. Terpantau indikator MA bergerak turun dan pola Bearish Harami menuju lower Bolinger Band, selain itu indikator Stochastic mulai bergerak ke area tengah.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak datar jauh dibawah -DI dan diatas +DI yang menunjukan pergerakan SRIL dalam potensi pergerakan negatif. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju SRIL masih akan dalam tren melemah dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan SRIL. Rekomendasi Trading pada target level support di level Rp320 hingga target resistance di kisaran Rp340.
Joel/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang
Editor: Asido Situmorang

0 komentar:
Posting Komentar