KINERJA SEMESTERAN PGAS TERPUKUL KONDISI EKONOMI, SAHAM MENGUAT TERBATAS


Ditengah menurunnya perekonomian dalam negeri banyak perusahaan yang mengurangi produksinya, dan ini berdampak juga pada bisnis PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS). Pengurangan produksi tersebut salah satunya membuat penyerapan gas bumi dari PGN  menurun sehingga berpengaruh terhadap pendapatan dan laba bersih perseroan.
Sepanjang enam bulan pertama tahun ini, PGAS alami penurunan keuntungan dari periode yang sama tahun 2014, laba bersih yang diperoleh turun hingga 39 persen. PGAS hanya mampu mencetak sebesar $ 227,34 juta  atau jika dirupiahkan (Rp13300/$) hanya mencapai Rp3,02 triliun sedangkan semester I-2014 berhasil cetak keuntungan hingga Rp5 triliun.
Pendapatan yang diperoleh PGN dalam semester I lalu mencapai Rp18,8 triliun menurun sekitar 13 % bila dibandingkan pada periode sebelumnya mencapai Rp21,6 triliun.  Dan untuk jumlah gas yang didistribusikan PGAS periode tersebut  sebesar 790 MMSCFD.
Untuk pergerakan sahamnya di lantai bursa perdagangan saham pada hari Selasa (1/9/2015) saham PGAS ditutup naik 0,4% pada level 2.790 yang bergerak dalam kisaran 2815-2750 dengan volume saham yang diperdagangkan mencapai 73,4 juta saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, saham PGAS mengalami tren pelemahan sejak awal tahun hingga saat ini. Namun minggu ini saham PGAS berhasil rebound dan menguat yang didorong oleh aksi bargain hunting di bursa. Indikator Stochastic menunjukkan pergerakan berada di area jenuh jual dan Indikator Average Directional Movement bergerak naik diatas  –DI yang berada di atas garis +DI  menggambarkan bahwa tren saham PGAS  berpotensi menguat terbatas. Dengan kondisi teknikalnya, saham PGAS akan diperkirakan bergerak positif dan rekomendasi trading  hari ini berada pada target support di level 2705 hingga resistence di level 2820 pada BB5 time frame D1.


Connie/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

0 komentar:

Posting Komentar