USAHA JSMR TINGKATKAN PENDAPATAN BISNIS KONSTRUKSI JALAN TOL, SAHAMNYA DALAM KOREKSI


Kondisi ekonomi yang seret tidak akan mempengaruhi pendapatan bisnis jalan tol PT Jasa Marga Tbk (JSMR) bahkan menurut laporan resminya untuk jalan tol di Jakarta saja alami peningkatan transaksi, namun kinerja keuangan semester pertama yang menurun membuat perusahaan mengejar bisnis konstruksinya yang ketinggalan.
Perusahaan yang sedang membangun jalan Tol JORR II (Cengkareng-Serpong) sepanjang 35,62 km dengan nilai investasi Rp 8,3 triliun ini mengincar proyek konstruksi jalan tol yang merupakan proyek pemprov Sulut dan Kementrian PU senilai Rp4,3 triliun yaitu proyek tol Manado-Bitung sepanjang 39 km.
Selain itu diberitakan JSMR siapkan dana Rp25 triliun untuk mendapatkan hak konsesi atas ruas tol baru di Pulau Jawa seperti Batang-Semarang (75 km), Pandaan-Malang (37,6 km), dan Jakarta-Cikampek II (64 km). Terlihat juga disini perusahaan ingin menambah bisnis jalan tol yang memiliki prospek cerah.
Pada semester pertama lalu bisnis konstruksi JSMR menurun jika dibandingkan tahun 2014 lalu, pendapatan konstruksi hanya dapat Rp460 miliar sedang tahun 2014 mencapai Rp1,05 triliun. Akibatnya laba yang diperoleh perusahaan menurun menjadi Rp670,03 miliar atau Rp98,53 per saham dibandingkan dengan Rp811,59 miliar atau Rp119,35 per saham pada periode yang sama tahun 2014.
Melihat pergerakan harga sahamnya pada perdagangan hari Jumat (25/9), saham CTRP dibuka  pada level 5000 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 5050. Hingga siang ini bergerak pada kisaran 5150-4995  dengan volume perdagangan saham mencapai 21412 ribu saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham CTRP sejak awal September alami konsolidasi. Kini terpantau indikator MA sudah bergerak naik  dengan  indikator Stochastic bergerak turun  ke area jenuh jual.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak flat  serta +DI menurun yang menunjukan pergerakan CTRP masih akan terkoreksi. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya rekomendasi trading pada target level support di level Rp4986 hingga target resistance di level Rp5061.


Joel/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

0 komentar:

Posting Komentar