Untuk menggalang dana dalam pengerjaan proyek jalan tol dan juga menambah modal kerjanya, PT Waskita Karya Tbk (WSKT) akan meluncurkan obligasi berkelanjutan I tahap II tahun 2015 sebesar Rp1,5 triliun yang terdiri dari 2 seri dan tingkat bunga tetap di kisaran 10,4-11,1 persen.
Jumlah pokok obligasi yang ditawarkan untuk seri A sebesar Rp350 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,4 persen per tahun serta jangka waktu tiga tahun sejak tanggal emisi. Untuk seri B, jumlah obligasinya sebanyak Rp1,15 triliun dengan tingkat bunga tetap sebesar 11,1 persen per tahun dan jangka waktu lima tahun.
Sebagai informasi, untuk pembayaran bunga pertama obligasi yang akan diterbitkan tanpa warkat ini dilakukan pada tanggal 16 Januari 2016, dan jatuh tempo untuk seri A pada tanggal 16 Oktober 2018 sedang seri B jatuh tempo pada tanggal 16 Oktober 2020.
Selain itu peringkat obligasi yang ditawarkan WSKT ini oleh Prfindo diberikan peringkat idA (single A), dan akan berlaku untuk periode 10 Agustus 2015 sampai dengan 1 Agustus 2016.
Melihat kinerja keuangan perusahaan pada semester I/2015, perusahaan konstruksi milik negara ini berhasil membukukan laba bersih Rp171 miliar pada semester I/2015 atau tumbuh 182% dibandingkan dengan Rp60 miliar pada periode yang sama 2014. Adapun pendapatan perusahaan mencapai Rp3,9 triliun pada semester I/2015 atau tumbuh 25,25% dibandingkan dengan realisasi pada 2014.
Untuk pergerakan sahamnya di bursa perdagangan saham pada Selasa (29/9/15) saham WSKT ditutup menguat 0,9% pada level 1600 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 1585. Hingga saat ini bergerak dalam kisaran 1600-1525 dengan volume perdagangan saham sudah mencapai 9,23 juta saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham WSKT sejak akhir Agustus terpantau telah berada pada tren konsolidasi hingga saat ini. Terpantau indikator MA masih bergerak flat dan pola Hammer Man terbentuk pada Middle Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic masih bergerak konsolidasi di area tengah.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak datar didukung oleh +DI yang juga bergerak flat dibawah -DI, yang menunjukan pergerakan WSKT dalam potensi sideways. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi rekomendasi trading pada target level support di level Rp1570 hingga target resistance di level Rp1630.
Connie/VMN/VBN/ SeniorAnalyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens
Editor: Jul Allens

0 komentar:
Posting Komentar